Tentang Penyakit Ablasio Retina

Di Artikel, Penyakit 87 views

Ablasio RetinaArtikel kesehatan tentang penyakit Ablasio Retina.  Ablasio Retina adalah merupakan penyakit dengan kondisi umum lepasnya retina sensoris dari epitel pigmen retina (Ride). Kondisi seperti itu merupakan masalah mata yang serius dan dapat terjadi pada kurun usia berapapun.

Namun Ablasio Retina biasanya terjadi pada orang yang berusia setengah baya ataupun yang lebih tua. Penyakit Ablasio retina lebih besar kemungkinannya terjadi pada seseorang yang menderita rabun jauh (miopia) dan juga pada orang – orang yang anggota keluarganya ada yang pernah mengalami ablasio retina.

Penyakit Ablasio retina dapat pula disebabkan oleh penyakit lainya, seperti tumor, peradangan hebat, akibat trauma atau komplikasi dari diabetes. Ablasio retina bila tidak segera dilakukan tindakan, maka dapat menyebabkan dampak yang buruk seperti cacat pengelihatan ataupun kebutaan.

Retina mata adalah jaringan tipis dan transparan yang peka terhadap cahaya. Retina terdiri dari sel-sel dan serabut saraf. Retina melapisi dinding mata bagian dalam, berfungsi seperti film pada kamera foto, cahaya yang melalui lensa akan difokuskan ke retina. Sel-sel retina yang peka terhadap cahaya inilah yang menangkap gambar dan menyalurkannya ke otak melalui saraf optik.

Gejala-gejala umum penderita Penyakit Ablasio Retina 

  1. Floaters (terlihatnya benda melayang-layang) yang terjadi karena adanya kekeruhan di vitreus oleh adanya darah pigmen retina yang lepas.
  2. Photopsia/Light flashes (kilatan cahaya atau mungkin tepatnya kedipan cahaya karena bisa saja kedipan itu sangat lembut, bahkan lebih lembut daripada kedipan bintang). Kondisi seperti itu mudah terlihat dalam keadaan remang/gelap dan umumnya terjadi sewaktu mata digerakkan ke arah tertentu saja.
  3. Penurunan penglihatan secara tajam. Penderita Ablasio retina biasanya mengeluhkan penglihatannya. Sebagian terlihat seperti tertutup tirai yang semakin lama semakin meluas. Pada keadaan yang telah lanjut, dapat terjadi penurunan penglihatan yang berat secara drastis.
  4. Terlihat seperti ada semacam tirai – tipis berbentuk parabola yang naik perlahan-lahan dari mulai bagian bawah bola mata hingga akhirnya menutup pandangan.

Cara Mengobati Penyakit Ablasio Retina 
Dengan tindakan Operasi. Teknik operasi bagi penderita Penderita Ablasio retina bermacam macam, tergantung pada luasnya lapisan retina yang lepas dan kerusakan yang terjadi. Tetapi semua operasi dilakukan dengan tujuan untuk mendekatkan dinding mata ke lubang retina. Tujuanya untuk menahan agar kedua jaringan tersebut tetap menempel sampai jaringan parut terbentuk kemudian melekatkanya lagi.

Kadang-kadang cairan harus dikeluarkan dari bawah retina mata guna untuk memungkinkan retina menempel kembali ke dinding belakang mata. Seringkali sebuah pita silikon atau bantalan penekan diletakkan di dinding luar mata untuk menekan dinding belakang mata ke retina. Dalam tindakan operasi tersebut dilakukan pula tindakan untuk menciptakan jaringan parut yang akan merekatkan robekan retina. Operasi Ablasio Retina biasanya dengan menggunakan laser atau dengan panas diatermi (aliran listrik dimasukkan dengan sebuah jarum).

Pada ablasio retina yang lebih rumit mungkin diperlukan teknik yang disebut vitrektomi. Dalam operasi ini korpus vitreum dan jaringan ikat di dalam retina yang mengkerut dikeluarkan dari mata. Pada beberapa kasus bila retina itu sendiri sangat berkerut dan menciut maka retina mungkin harus didorong ke dinding mata untuk sementara waktu dengan mengisi rongga yang tadinya berisi korpus vitreum di isi dengan udara, gas atau minyak silikon.

Namun bagi penderita Ablasio Retina jangan merasa khawatir, karena Lebih dari 90% lepasnya retina dapat direkatkan kembali dengan teknik-teknik bedah mata modern, meskipun kadang-kadang diperlukan lebih dari satu kali operasi.

Bila retina berhasil direkatkan kembali mata akan mendapatkan kembali sebagian fungsi penglihatan dan kebutaan total dapat dicegah. Demikian semoga artikel kesehatan tentang penyakit Ablasio Retina bermanfaat untuk pembaca. [Wikipedia]

Tags: #Ablasio Retina #Mata

No related post!
Baca Juga×

Top